
Universitas Teknologi Digital merupakan perguruan tinggi yang berdiri sebagai hasil penggabungan tiga perguruan tinggi swasta, yaitu Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) STEMBI Bandung yang diselenggarakan oleh Yayasan Puncak Prestasi, Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK) Hass Bandung yang diselenggarakan oleh Yayasan Hass Indonesia, serta Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK) YMI Tegal yang diselenggarakan oleh Yayasan Masyarakat Madani Indonesia Baru. STIE STEMBI Bandung sendiri telah berdiri sejak tahun 1998 dan memiliki pengalaman panjang dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi di bidang ekonomi, manajemen, dan kewirausahaan, yang kemudian menjadi salah satu fondasi utama dalam pembentukan Universitas Teknologi Digital.
Penggabungan ketiga perguruan tinggi tersebut secara resmi ditetapkan melalui Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 693/E/O/2022 tanggal 19 September 2022 tentang Izin Penggabungan STIE STEMBI Bandung di Kota Bandung, AMIK Hass Bandung di Kota Bandung, dan AMIK YMI Tegal di Kota Tegal menjadi Universitas Teknologi Digital di Kota Bandung Provinsi Jawa Barat yang diselenggarakan oleh Yayasan Puncak Prestasi. Keputusan ini menjadi tonggak penting dalam transformasi kelembagaan menuju pembentukan institusi pendidikan tinggi yang lebih terintegrasi, adaptif, dan berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi digital.
Pembentukan Universitas Teknologi Digital dilatarbelakangi oleh kesamaan visi, misi, dan komitmen dari masing-masing perguruan tinggi dan badan penyelenggara dalam menyediakan layanan pendidikan tinggi yang berkualitas, memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, serta mengembangkan sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan berkarakter kewirausahaan. Kesamaan orientasi tersebut menjadi dasar strategis dalam membangun institusi pendidikan tinggi yang memiliki arah pengembangan yang terpadu, berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional serta perkembangan global.
Selain itu, penggabungan ini juga bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan sumber daya pendidikan tinggi melalui integrasi kelembagaan, optimalisasi pemanfaatan sarana dan prasarana, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia dan sistem tata kelola. Melalui penggabungan tersebut, Universitas Teknologi Digital mampu membangun sistem manajemen pendidikan tinggi yang lebih modern, efisien, dan berbasis teknologi informasi, sehingga dapat meningkatkan kualitas layanan akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat secara berkelanjutan.
Universitas Teknologi Digital berkedudukan di Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, sebagai kampus utama, serta menyelenggarakan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) di Kota Tegal, Provinsi Jawa Tengah, sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan tinggi dan meningkatkan kontribusi institusi dalam pengembangan sumber daya manusia di berbagai wilayah. Keberadaan kampus utama dan PSDKU tersebut mencerminkan komitmen universitas dalam menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang inklusif, berkualitas, dan berdaya saing.
Pada tahap awal pendiriannya, Universitas Teknologi Digital menyelenggarakan berbagai program pendidikan yang mencakup jenjang magister, sarjana, dan diploma, yaitu Program Magister (S2) Manajemen Inovasi; Program Sarjana (S1) Akuntansi, Manajemen, Informatika, Teknik Industri, Hukum, dan Desain Komunikasi Visual; serta Program Diploma Tiga (D3) Akuntansi, Manajemen Informatika, Manajemen Perusahaan, dan Manajemen Informatika pada PSDKU Tegal. Ragam program studi tersebut mencerminkan integrasi keilmuan di bidang ekonomi, teknologi, hukum, industri, dan desain kreatif, yang dirancang untuk mendukung pengembangan talenta profesional yang adaptif terhadap transformasi digital dan kebutuhan industri masa depan.
Dalam kepemimpinan institusi, Universitas Teknologi Digital dipimpin oleh Dr. Ir. H. M. Budi Djatmiko, M.Si., M.EI. sebagai Rektor pertama yang berperan penting dalam membangun fondasi kelembagaan, sistem tata kelola, serta arah pengembangan universitas pada masa awal transformasi. Selanjutnya, pada tahun 2023, kepemimpinan universitas dilanjutkan oleh Dr. Supriyadi, S.E., M.Si. yang meneruskan proses penguatan kelembagaan, peningkatan mutu akademik, serta pengembangan universitas menuju institusi pendidikan tinggi berbasis teknologi digital yang unggul dan berdaya saing global.
Sejak berdirinya, Universitas Teknologi Digital berkomitmen untuk mengembangkan pendidikan tinggi yang berorientasi pada inovasi, transformasi digital, dan kewirausahaan, serta mengintegrasikan tridarma perguruan tinggi secara komprehensif. Universitas terus mengembangkan sistem pembelajaran berbasis teknologi, memperkuat budaya akademik yang unggul, serta membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di tingkat nasional dan internasional. Dengan fondasi kelembagaan yang kuat, pengalaman historis yang matang, serta orientasi masa depan yang jelas, Universitas Teknologi Digital terus berkembang sebagai institusi pendidikan tinggi modern yang berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan sumber daya manusia yang berdaya saing global.