FINTALK 2025 : FINANCIAL TALK FOR DIGITAL GENERATION

FINTALK 2025 : FINANCIAL TALK FOR DIGITAL GENERATION

FINTALK merupakan akronim dari Financial Talk for Digital Generation, sebuah kegiatan yang dirancang sebagai ruang diskusi terbuka seputar dunia keuangan modern. Nama ini mencerminkan semangat mahasiswa dalam menghadirkan edukasi finansial yang ringan, interaktif, dan relevan dengan gaya hidup generasi digital masa kini. Melalui FINTALK, peserta diajak memahami bagaimana teknologi dapat menjadi alat bantu untuk mengatur keuangan secara cerdas dan berkelanjutan.

Bandung, 7 November 2025 – Mahasiswa Program Studi Manajemen kelas C6, C7, dan C8 Angkatan 2024 Universitas Teknologi Digital Bandung sukses menyelenggarakan seminar bertema “FINTALK 2025: Financial Talk for Digital Generation” di Aula Universitas Teknologi Digital Bandung.

Acaraini menghadirkan narasumber M.Daffa Marchdiansyah, seorang praktisi muda sekaligus edukator keuangan digital yang aktif mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya literasi finansial di era digital.

Dalam pemaparannya, Daffa menyoroti perubahan signifikan dalam perilaku finansial masyarakat modern. Ia menjelaskan bahwa kehadiran uangdigital seperti e-wallet, QRIS, dan layanan pay-later memang menjadikan transaksi lebih cepat dan praktis, namun juga menimbulkan tantangan baru berupa kebocoran finansial yang kerap tak disadari.

"Dompet kita bukan lagi kulit, tapi layar ponsel. Ketika uang tak lagi terasa nyata kontrol uang pun bisa ikut memudar."

Menurut Daffa, permasalahan utama bukan pada teknologinya, melainkan pada kebiasaan finansial para penggunanya. Ia menekankan pentingnya literasi keuangan bagi generasi muda agar mampu mengatur uang dengan lebih sadar di tengah kemudahan transaksi digital. Ia juga mengutip hasil riset Jurnal IPM2KPE (2023) yang menunjukkan bahwa gaya hidup dan kesadaran finansial berpengaruh besar terhadap kemampuan generasi Z dalam mengelola keuangannya.

Sesi berlangsung dengan hangat dan interaktif. Daffa mengajak mahasiswa untuk mulai membangun pola pikir finansial yang adaptif. Menurutnya, pengelolaan keuangan bukan sekadar membatasi pengeluaran, tetapi tentang menciptakan keseimbangan antara kebutuhan, tabungan, dan hiburan. Dengan memahami cara kerja teknologi keuangan, mahasiswa dapat memanfaatkannya secara bijak untuk mencapai kemandirian ekonomi di masa depan.

 

“Teknologi keuangan bukanlah musuh, melainkan alat. Yang penting adalah bagaimana kita menggunakannya dengan sadar dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Seminar FINTALK 2025 berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Banyak mahasiswa yang aktif bertanya serta berbagi pengalaman mengenai pengelolaan keuangan di era digital. Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan teoritis, tetapi juga membuka pandangan praktis tentang cara membangun kebiasaan finansial yang sehat, terukur, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Melalui FINTALK 2025, mahasiswa Universitas Teknologi Digital Bandung menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi finansial di kalangan generasi muda. Diharapkan kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran bahwa menjadi melek finansial bukan sekadar menghitung uang, tetapi tentang bagaimana mengatur, mengontrol, dan menumbuhkan nilai uang secara bijak di era digital.

 

 

Keterangan:

  • Mata Kuliah: Manajemen Keuangan
  • Dosen Pengampu: Ibu Amilia Tresnawati S.Sos., M.M
  • Ketua Pelaksana: Hasby Adjwina Putra Pratama
  • Penulis: Vina Hafsari
  • Fotografer: Riyan Rinaldi & Muhammad Afriza Abdilah