Bandung, 10 Juni 2025 (Admin) - Plannaction Seminar adalah seminar yang menggabungkan konsep planning (perencanaan) dan action (tindakan), dengan judul yang berfokus pada pentingnya membangun perencanan keuangan yang realistis bagi generasi muda. Di era modern saat ini, banyak anak muda mengalami kesulitan dalam mengelola keuangan secara bijak, sehingga diperlukan pemahaman yang lebih dalam mengenai literasi keuangan. Untuk menjawab tantangan tersebut, mahasiswa Program Studi Manajemen kelas C5 dan C6 angkatan 2024 Universitas Teknologi Digital menyelenggarakan seminar bertajuk " Financial Mindset for the Future : Membangun Perencanaan Keuangan yang Realistis bagi Generasi Muda" pada hari Rabu, 28 Mei 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah Anggaran Perusahaan yang dibimbing oleh Ibu Amilia Tresnawati, S.Sos., M.M. selaku dosen pengampu. Seminar ini menghadirkan narasumber inspiratif, yaitu Wijdan Fauzan Haqiqi, S.M., CBIS., seorang lulusan Manajemen Bisnis dari Universitas Muhammadiyah Bandung sekaligus founder Bewafa Group, yang membawahi berbagai unit usaha seperti Jakjus Indonesia, Bepro Konveksi, Baesicly, dan Belvoire. Dengan pengalamannya dalam membangun bisnis sejak usia muda, beliau diharapkan dapat memberikan wawasan praktis dan motivasi kepada para peserta dalam menyusun perencanaan keuangan yang tepat, realistis, dan aplikatif sesuai kebutuhan generasi muda masa kini.
Kegiatan ini dapat terlaksana sebagai bentuk inisiatif mahasiswa dalam merespons permasalahan nyata yang dihadapi oleh generasi muda, khususnya terkait rendahnya kemampuan dalam mengelola dan merencanakan keuangan pribadi secara efektif. Banyak anak muda saat ini memiliki akses terhadap penghasilan atau uang saku, namun belum dibekali dengan pengetahuan yang cukup mengenai cara mengatur keuangan, merencanakan kebutuhan masa depan, atau menghindari perilaku konsumtif yang berlebihan.
Seminar yang berlangsung di Universitas Teknologi Digital ini mendapat antusiasme tinggi dari para mahasiswa. Narasumber, Wijdan Fauzan Haqiqi, S.M., CBIS., menekankan pentingnya perencanaan keuangan di usia muda apalagi dalam menjalankan suatu usaha. Ia menjelaskan bahwa keberhasilan bisnis tidak ditentukan oleh besar kecilnya modal, tetapi oleh perencanaan keuangan yang matang dan mindset yang sehat. Materi yang disampaikan mencakup pemisahan keuangan pribadi dan bisnis, pencatatan transaksi, penyusunan anggaran, pemantauan arus kas, serta pemahaman tentang Break Even Point (BEP). Dengan pendekatan praktis dan studi kasus, peserta diajak memahami bahwa literasi keuangan adalah fondasi utama dalam membangun usaha yang berkelanjutan.
Perencanaan keuangan yang baik dapat diterapkan oleh generasi muda sebagai fondasi dalam membangun usaha yang berkelanjutan dan realistis. Melalui Seminar Plannaction, para peserta tidak hanya memperoleh teori, tetapi juga mendapatkan gambaran nyata tentang bagaimana perencanaan keuangan dapat diterapkan dalam bisnis sehari-hari. Seminar ini bukan sekadar acara akademik, melainkan menjadi ruang inspiratif yang membekali mahasiswa dengan wawasan praktis dan pola pikir keuangan yang sehat. Dalam kegiatan ini, peserta diajak untuk memahami pentingnya memisahkan keuangan pribadi dan usaha, menyusun anggaran secara terstruktur, mencatat setiap transaksi, serta memantau arus kas secara berkala. Narasumber, menekankan bahwa kesuksesan bisnis bukan ditentukan oleh besar kecilnya modal, tetapi oleh seberapa cerdas dan disiplin seseorang dalam mengelola keuangan usahanya. Di tengah persaingan bisnis yang semakin kompetitif, pemahaman terhadap perencanaan keuangan menjadi kunci agar para calon wirausaha tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.
