Universitas Teknologi Digital Perkuat Kiprah Internasional melalui Benchmarking and Management Discussion di Kuala Lumpur

Universitas Teknologi Digital Perkuat Kiprah Internasional melalui Benchmarking and Management Discussion di Kuala Lumpur

Kuala Lumpur, 24 Agustus 2025 – Universitas Teknologi Digital semakin menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran di kancah global melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Benchmarking and Management Discussion yang bertempat di Gedung Majlis Perundingan Melayu (MPM), Kuala Lumpur, Malaysia. Universitas Teknologi Digital menunjuk secara resmi Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Aceng Kurniawan, sebagai delegasi dalam kegiatan internasional ini, dengan membawa misi besar untuk membuka ruang sinergi yang lebih luas dalam dunia pendidikan tinggi modern.

Forum yang diselenggarakan pada Minggu, 24 Agustus 2025, tersebut merupakan rangkaian dari Forum Perdagangan Antarabangsa B2B Business Matching Malaysia Food Fest 2025. Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dari sektor pendidikan, perdagangan, ekonomi kreatif, serta pengembangan sumber daya manusia, sehingga menjadi ruang strategis bagi Universitas Teknologi Digital untuk memperluas wawasan kelembagaan dan mengimplementasikan praktik manajemen universitas yang sesuai dengan standar global. Melalui forum ini, tercipta kesempatan untuk mengamati secara langsung bagaimana perguruan tinggi internasional mengelola program akademik, riset, hingga kemitraan industri sehingga Universitas Teknologi Digital dapat menyerap pengetahuan sekaligus mengadaptasi pendekatan yang relevan bagi konteks pendidikan di Indonesia.

Partisipasi dalam forum ini membawa sejumlah manfaat signifikan bagi penguatan akademik Universitas Teknologi Digital. Benchmarking dengan universitas dan lembaga pendidikan luar negeri memungkinkan diperolehnya perspektif baru tentang desain kurikulum yang adaptif terhadap kebutuhan zaman, termasuk bagaimana integrasi teknologi digital dapat dipadukan dengan metode pembelajaran konvensional sehingga menghasilkan model pembelajaran hibrid yang inovatif. Selain itu, pengalaman ini memperluas peluang pertukaran dosen dan mahasiswa yang dapat memperkaya wawasan akademik, meningkatkan kemampuan bahasa internasional, serta menumbuhkan sensitivitas budaya global di kalangan sivitas akademika.

Manfaat lain yang dirasakan adalah peningkatan kualitas penelitian kolaboratif lintas negara yang membuka akses terhadap jaringan ilmuwan internasional, fasilitas riset bersama, serta pendanaan kompetitif global. Dengan terjalinnya kerja sama formal melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan beberapa perguruan tinggi internasional, Universitas Teknologi Digital berpeluang mengembangkan pusat riset bersama dalam bidang kecerdasan buatan, transformasi digital, dan tata kelola bisnis berbasis teknologi. Kolaborasi ini juga berpotensi menghadirkan publikasi bersama di jurnal bereputasi internasional yang akan semakin memperkuat posisi universitas dalam peta akademik global.

Dalam keterangannya, Aceng Kurniawan menegaskan bahwa keikutsertaan Universitas Teknologi Digital dalam forum ini tidak hanya simbolik, tetapi memiliki dampak jangka panjang yang nyata. “Keterlibatan Universitas Teknologi Digital dalam forum internasional ini membuktikan bahwa kami tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas akademik di tingkat nasional, tetapi juga menempatkan diri pada ekosistem global yang menuntut kolaborasi, inovasi, dan kepemimpinan akademis yang visioner. Melalui MoU yang telah ditandatangani dengan mitra internasional, kami berharap lahir sinergi baru dalam bentuk riset bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta pengembangan program akademik yang relevan dengan kebutuhan zaman,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa manfaat dari kegiatan ini akan secara langsung dirasakan oleh seluruh sivitas akademika Universitas Teknologi Digital, khususnya dalam peningkatan kualitas pembelajaran dan relevansi program studi. “Universitas Teknologi Digital hadir untuk membangun kontribusi nyata, sekaligus menunjukkan bahwa perguruan tinggi di Indonesia mampu bersaing, berkolaborasi, dan memberikan warna dalam percaturan pendidikan internasional. Ini adalah langkah awal menuju cita-cita besar kami untuk menjadi universitas yang unggul, bereputasi global, dan berkontribusi bagi kemajuan peradaban,” imbuhnya.

Keterlibatan dalam forum internasional ini juga memperkuat reputasi Universitas Teknologi Digital di mata mitra global sebagai perguruan tinggi yang progresif dan terbuka terhadap inovasi. Kehadiran delegasi dari universitas dalam forum tersebut memperlihatkan keseriusan institusi dalam mengimplementasikan standar pendidikan internasional, memperluas akses jejaring global, serta membangun iklim akademik yang kompetitif. Manfaat yang diperoleh tidak hanya berhenti pada pencapaian kelembagaan, melainkan juga menjadi modal penting dalam membekali mahasiswa dengan keterampilan global yang dibutuhkan pada era disrupsi digital.

Dengan langkah strategis ini, Universitas Teknologi Digital tidak hanya memperkukuh posisi sebagai institusi pendidikan tinggi yang progresif, tetapi juga menegaskan peranannya dalam mendorong transformasi pendidikan di Indonesia agar sejajar dengan perguruan tinggi internasional. Momentum yang tercipta dari Benchmarking and Management Discussion di Kuala Lumpur menjadi pijakan penting untuk mewujudkan visi jangka panjang universitas, yakni menghasilkan lulusan yang kompeten, riset yang berdampak, serta pengabdian masyarakat yang mampu menjawab tantangan global.